Investasi Emas Batangan vs Emas Perhiasan: Mana yang Lebih Menguntungkan untuk Jangka Panjang?

Investasi Emas Batangan vs Emas Perhiasan
Investasi Emas Batangan vs Emas Perhiasan. Foto: AI/Angsoduo.net

Angsoduo.net – Emas telah lama dikenal sebagai instrumen investasi yang aman dan stabil (safe haven), terutama di tengah ketidakpastian ekonomi. Namun, ketika seseorang memutuskan untuk berinvestasi, pertanyaan yang sering muncul adalah: mana yang lebih baik, emas batangan atau perhiasan? Kedua jenis emas ini memiliki karakteristik, kelebihan, dan kekurangan yang berbeda. Mari kita bedah perbandingannya untuk membantu Anda membuat keputusan investasi yang cerdas.

Emas Batangan (Bullion Gold)
Emas batangan atau emas fisik adalah emas dalam bentuk murni (biasanya 99,99% atau 24 karat). Emas ini tersedia dalam berbagai ukuran, dari 1 gram hingga kilogram, dan biasanya dicetak oleh lembaga resmi seperti Antam (Aneka Tambang) atau UBS (Untung Bersama Sejahtera).

Kelebihan:

Nilai Investasi Murni: Emas batangan sangat ideal untuk investasi karena nilainya murni berasal dari harga emas dunia. Anda tidak perlu membayar biaya tambahan seperti biaya pembuatan atau desain.

Harga Transparan: Harga emas batangan mudah dilacak dan mengikuti harga pasar global. Selisih antara harga jual dan beli (spread) biasanya relatif kecil, menjadikannya likuid.

Tidak Dikenai Biaya Susut: Saat Anda menjual emas batangan, nilainya tidak akan menyusut, kecuali jika ada cacat fisik.

Kekurangan:

Tidak Bernilai Estetika: Emas batangan tidak bisa digunakan sebagai perhiasan. Fungsi utamanya hanya sebagai aset investasi.

Risiko Penyimpanan: Menyimpan emas batangan dalam jumlah besar membutuhkan tempat yang aman, seperti brankas di rumah atau layanan penitipan di bank, yang mungkin dikenai biaya.

Emas Perhiasan (Jewelry Gold)
Emas perhiasan adalah emas yang telah dibentuk menjadi anting, kalung, cincin, atau gelang. Perhiasan biasanya memiliki karat yang lebih rendah (18K atau 22K) karena dicampur dengan logam lain agar lebih kuat dan mudah dibentuk.

Kelebihan:

Nilai Estetika dan Fungsional: Perhiasan bisa digunakan sebagai aksesoris sehari-hari. Ini memberikan nilai ganda: sebagai aset investasi dan juga sebagai benda yang dapat dinikmati.

Hadiah Populer: Perhiasan emas sering dijadikan hadiah atau warisan keluarga, memberikan nilai sentimental yang tak tergantikan.

Kekurangan:

Adanya Biaya Pembuatan: Harga perhiasan mencakup biaya pembuatan atau desain. Biaya ini hilang saat Anda menjualnya.

Biaya Susut: Ketika Anda menjual perhiasan emas, biasanya akan ada biaya susut atau potongan harga yang bisa mencapai 10-20% dari harga beli awal, tergantung toko dan kondisi perhiasan.

Nilai Jual Lebih Rendah: Nilai jual perhiasan akan selalu lebih rendah dari harga beli karena adanya biaya-biaya tersebut.

Kesimpulan: Mana yang Lebih Menguntungkan?
Untuk tujuan investasi murni jangka panjang, emas batangan jauh lebih unggul. Nilainya murni mengikuti harga emas dunia, memiliki spread yang kecil, dan tidak ada biaya penyusutan.

Sementara itu, emas perhiasan lebih cocok untuk mereka yang ingin mengoleksi dan menikmati keindahan emas, dengan bonus potensi kenaikan nilai di masa depan. Namun, Anda harus siap dengan biaya tambahan dan potongan harga saat menjualnya kembali.

Idealnya, Anda bisa membagi portofolio investasi emas Anda: sebagian besar dalam bentuk batangan untuk pertumbuhan nilai, dan sebagian kecil dalam bentuk perhiasan yang bisa Anda nikmati. (ndy)

Pos terkait