Hj. Hesti Haris Pimpin PW BKMT Provinsi Jambi Periode 2025–2030

Hj. Hesti Haris Pimpin PW BKMT Provinsi Jambi Periode 2025–2030
Hj. Hesti Haris Pimpin PW BKMT Provinsi Jambi Periode 2025–2030. Foto: Diskominfo Provinsi Jambi

JAMBI, Angsoduo.net – Hj. Hesnidar Haris, SE (Hesti Haris) resmi memimpin Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Jambi untuk masa bakti 2025–2030. Dalam sambutannya usai pengukuhan pengurus, Hj. Hesti Haris menegaskan bahwa BKMT merupakan wadah pemersatu, ruang silaturahmi, sekaligus sarana bagi muslimah untuk menuntut ilmu dan berkarya dalam membangun umat.

Pelantikan ini dihadiri Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH dan Ketua Umum BKMT di Ev Garden Kota Jambi, Sabtu (30/08/2025).

Bacaan Lainnya

“BKMT adalah wadah untuk berkumpul, bersatu, menuntut ilmu, sekaligus belajar. Saya menyadari menerima amanah sebagai Ketua BKMT bukanlah hal yang mudah. Organisasi ini berbeda dengan organisasi umum lainnya, karena BKMT merupakan organisasi keislaman yang perannya sangat besar dalam membangun peradaban umat. Saya sendiri masih harus banyak belajar, tetapi dengan niat tulus untuk kepentingan bersama, saya siap mengemban amanah ini,” ujar Hj. Hesti Haris.

Hj. Hesti Haris menekankan bahwa BKMT bukan hanya wadah pengajian, melainkan juga pusat persatuan, sarana silaturahmi, dan ruang untuk menebarkan cinta damai. “Harapan saya, seluruh organisasi wanita Islam, seperti Aisyiyah, Muslimat, dan lainnya, dapat bergabung di BKMT sehingga menjadi wadah besar yang mempersatukan bangsa dan umat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Hj. Hesti Haris menjelaskan bahwa kepengurusan BKMT periode 2025–2030 diisi oleh tokoh-tokoh berpengalaman sesuai dengan masukan dari tim formatur. Ia berharap para pengurus senior dapat membimbing pengurus muda yang penuh semangat. “BKMT adalah organisasi besar, dan semangat ibu-ibu adalah modal utama. Saya berharap seluruh jajaran pengurus, baik dewan penasihat, dewan pakar, maupun pengurus harian, dapat berperan aktif dalam memajukan organisasi ini demi kemaslahatan umat,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hj. Hesti Haris juga mengingatkan pentingnya bijak dalam bermedia sosial. Ia mengajak para anggota BKMT untuk tidak mudah terprovokasi ataupun menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. “Saya berharap ibu-ibu semua bijak dalam bermedia sosial. Jangan mudah membagikan informasi yang justru dapat memecah belah umat. BKMT harus tampil sebagai organisasi intelektual, bermutu, dan mampu menjadi penyejuk di tengah masyarakat Jambi,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Hj. Hesti Haris mengajak seluruh pengurus untuk menjadikan BKMT semakin bermanfaat bagi masyarakat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mempercayakan amanah kepemimpinan BKMT kepadanya. “Mari kita jalankan amanah ini dengan ikhlas. Semoga BKMT semakin berkembang, memberi manfaat, menjadi penyejuk, dan membawa kedamaian bagi umat, khususnya di Provinsi Jambi,” pungkasnya.

Ketua Umum BKMT Pusat, Dr. Syifa Fauzia, M.Art, turut hadir dalam acara pengukuhan tersebut. Ia menyampaikan rasa syukur karena Jambi kembali dipercaya menjadi tuan rumah Musyawarah Wilayah.

“Alhamdulillah, ini merupakan hal yang patut kita syukuri bersama. Atas nama Pengurus Pusat BKMT, saya hadir bersama Ketua Bidang Sosial BKMT Pusat serta mewakili seluruh BKMT se-Indonesia, mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus BKMT Provinsi Jambi yang baru dilantik. Insya Allah, amanah ini menjadi keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.

Dr. Syifa Fauzia juga mengungkapkan bahwa BKMT Jambi memiliki tempat istimewa dalam sejarah organisasi. Ia mengenang almarhumah ibundanya, Prof. Dr. Hj. Tutty Alawiyah, yang semasa hidupnya selalu membanggakan kiprah BKMT Jambi. “Ibunda saya wafat pada Mei 2016, dan beberapa bulan kemudian, tepatnya Oktober 2016, saya dipercaya untuk melanjutkan kepemimpinan BKMT Pusat. Saat itu usia saya masih 31 tahun, cukup muda untuk mengemban amanah besar ini. Kini, hampir sepuluh tahun kemudian, pada usia 41 tahun, saya semakin menyadari betapa pentingnya menjaga warisan perjuangan beliau,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa sejak awal berdiri oleh Ustadzah Tutty Alawiyah, BKMT memang dibangun sebagai organisasi berbasis majelis taklim. Hingga kini, BKMT tetap menjadi organisasi majelis taklim terbesar di Indonesia, dengan tujuan utama meningkatkan kualitas majelis taklim di seluruh Nusantara.

Namun, lanjutnya, BKMT bukan hanya berbicara soal dakwah. “Saya sangat mengapresiasi sambutan Bapak Gubernur Jambi yang relevan dengan misi BKMT. BKMT bukan sekadar forum dakwah, tetapi juga wadah penguatan sosial, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, hingga solusi atas berbagai permasalahan umat dan bangsa. Majelis taklim adalah pusat pembelajaran nonformal, dan melalui BKMT, potensi ini terorganisasi dengan baik sehingga mampu menjadi kekuatan besar, aset umat, sekaligus aset bangsa,” ungkapnya.

Dr. Syifa menutup sambutannya dengan pesan agar BKMT Jambi terus berperan aktif dan kokoh dalam menjawab tantangan zaman. “BKMT ditunggu kontribusinya. Ia harus hadir sebagai solusi, baik untuk permasalahan individu, keluarga, masyarakat, maupun bangsa. Dengan pengurus baru yang dilantik, saya berharap BKMT Jambi semakin aktif, semakin solid, dan semakin mampu menjaga semangat perjuangan demi umat dan bangsa,” pungkasnya. (ndy)

Pos terkait