Dumisake: Membangun Kemandirian Pertanian dan Peternakan di Jambi

oleh -81 Dilihat
yulfi alfikri noer s.ip., m.ap
Yulfi Alfikri Noer S.IP., M.AP, Tenaga Ahli Gubernur Bidang Sumber Daya Manusia.Foto: Istimewa
Oleh: Yulfi Alfikri Noer S.IP., M.AP
Pada Program Dumisake (Dua Milyar Satu Kecamatan), Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Jambi memiliki program Bantuan Sarana Prasarana Pertanian. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi pertanian di berbagai kecamatan. Bantuan sarana dan prasarana pertanian mencakup penyediaan peralatan pertanian, infrastruktur irigasi, serta bantuan bibit dan pupuk kepada petani di wilayah-wilayah terpilih.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan petani dapat meningkatkan produktivitas tanaman mereka serta memperbaiki kondisi infrastruktur pertanian di daerah masing-masing. Program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan hasil pertanian, tetapi juga untuk memberdayakan petani lokal dalam meningkatkan kesejahteraan mereka melalui sektor pertanian.
Terkait dengan implementasinya, program Bantuan Sarana Prasarana Pertanian dijalankan dengan langkah-langkah konkret seperti identifikasi kebutuhan utama setiap kecamatan, penentuan alokasi anggaran yang sesuai, serta pelaksanaan distribusi peralatan dan input pertanian secara transparan dan efisien. Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Jambi bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota serta berbagai pihak terkait untuk memastikan keberhasilan program ini dalam mendukung pertumbuhan sektor pertanian lokal.
Selain itu, monitoring dan evaluasi secara berkala dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran dan memberikan dampak yang signifikan bagi petani dan masyarakat di kecamatan yang menjadi sasaran program Dumisake. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk terus melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas program sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan.
Dalam konteks penerima manfaat langsung, testimonial yang disampaikan oleh KT. Sri Rahayu di Kelurahan Simpang, Kec. Berbak Kab. Tanjab Timur menjadi bukti konkret akan dampak positif yang dirasakan. Sebagai penerima manfaat utama dari program ini, mereka mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Bapak Gubernur Jambi, Dr. Al Haris, S. Sos., MH, atas dukungan dan bantuan yang telah mereka terima dalam bentuk Alat Pengolah Pupuk Organik (APPO). Mereka berharap agar program Dumisake terus berlanjut, mereka berkomitmen untuk mendukung Bapak Gubernur Jambi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menjadikan Jambi semakin mantap.
Program Dumisake juga memberikan dampak positif bagi kelompok di wilayah lain. KT. Karya Bersama Muara Madras, Kab. Merangin, mengucapkan ribuan terimakasih kepada Bapak Gubernur Jambi, Dr. Al Haris, S. Sos., MH. Bantuan yang mereka dapatkan adalah bantuan ternak itik. Para anggota. KT. Karya Bersama berharap agar program seperti ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di daerah lain. Mereka juga berkomitmen untuk mengembangkan usaha ini dengan sebaik-baiknya dan berharap bisa menjadi contoh bagi kelompok tani lainnya.
Tak hanya itu, KT Maju Bersama di Desa Pasar Kerman Kab. Kerinci, juga memberikan ungkapan terima kasih serupa kepada Bapak Gubernur Jambi, Dr. Al Haris, S. Sos., MH. Bantuan yang mereka terima berupa satu unit hidrotiller, menjadi langkah awal yang berharga dalam meningkatkan kemandirian pangan dan kesejahteraan mereka. Dengan harapan agar program Dumisake tetap berlanjut, mereka berharap agar upaya ini terus mendukung pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Dengan adanya upaya monitoring dan evaluasi yang ketat, Dinas TPHP Provinsi Jambi mampu mengidentifikasi dan mengatasi berbagai tantangan yang muncul di lapangan. Komitmen ini terbukti pada tahun 2022, ketika Dinas TPHP berhasil mengimplementasikan sejumlah program bantuan Dumisake yang dirancang untuk meningkatkan sektor pertanian dan peternakan di wilayah tersebut. Salah satu program yang berhasil direalisasikan adalah bantuan Alat Pengolah Pupuk Organik (APPO), dengan pencapaian target tepat sasaran sebanyak 4 unit. APPO ini telah didistribusikan kepada beberapa kelompok tani terpilih, seperti KT. Sri Rahayu di Kelurahan Simpang, KT. Sumber Makmur di Desa Sungai Lalang, KT. Bumi Suci di Desa Bram Itam Raya, dan KT. Maju Jaya di Desa Timbilaso. Dalam program ini, Kabid Peternakan bertanggung jawab secara langsung memastikan bahwa alat-alat tersebut diterima dengan baik dan siap digunakan oleh penerima manfaat.
Selanjutnya, Dinas TPHP juga telah menyalurkan bantuan ternak itik dengan mencapai target 31 paket. Program ini memberikan manfaat langsung kepada berbagai kelompok tani di sejumlah kabupaten, seperti KT. Makmur Jaya di Muhajirin, KT. Karya Bersama di Muara Madras, KT. Jaya Bersama di Pematang Gajah, dan KT. Barokah Sejahtera di Tebat Patah, serta banyak lagi kelompok tani lainnya di berbagai daerah Kabupaten Muaro Jambi, Merangin, Tebo, dan sekitarnya. Kabid Peternakan memastikan bahwa distribusi ternak itik ini berjalan lancar dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Tidak hanya itu, bantuan ternak ayam juga telah direalisasikan dengan sukses, mencapai target sebanyak 47 paket. Program ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat petani di berbagai daerah, termasuk KT. Terintis Maju di Tanjung Katung, KT. Jaya Bersama di Sungai Arang, KT. Tri Tunggal di Rawa Jaya, dan banyak lagi kelompok tani lainnya di Kabupaten Muaro Jambi, Merangin, Tebo, Kerinci, dan Batanghari. Kabid Peternakan memainkan peran penting dalam memastikan bahwa setiap kelompok tani mendapatkan bantuan sesuai dengan kebutuhan mereka.
Dengan keberhasilan berbagai program Dumisake sebelumnya, Dinas TPHP juga menyalurkan bantuan padi porang dengan target satu paket yang diberikan kepada KT. Sinar Harapan di Jalan Pendidikan RT 020/003, Kelurahan Pematang Kandis, Kecamatan Bangko. Kabid TPH bertanggung jawab langsung dalam program ini untuk memastikan bahwa penerima manfaat menerima bantuan dengan baik dan dapat mengelolanya secara efektif.
Dengan demikian, melalui berbagai program bantuan Dumisake ini, Dinas TPHP Provinsi Jambi tidak hanya meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan peternakan, tetapi juga mendukung masyarakat petani dalam mencapai kemandirian ekonomi yang berkelanjutan di wilayah tersebut.
Selain itu, Dinas TPHP Provinsi Jambi telah menyalurkan bantuan Dumisake Padi Rendah Emisi sesuai dengan target yang telah ditetapkan, yakni satu paket. Program ini berhasil memberikan manfaat kepada sejumlah penerima di daerah Jangkat, Kabupaten Merangin. Para penerima manfaat dari berbagai kelompok tani seperti Ahir Ali dari KT. Harapan Jaya, Ishak Pendi dari KT. Maju Jaya, M. Kuris dari KT. Pioner, Rizakman dari KT. Wana Tani, Soprian Hadi dari KT. Harapan Sejahtera, Usman Ali dari KT. Bukit Pandan, Bujang Aripin dari KT. Telaga Biru, Talyun dari KT. Ladang Panjang, Muadirin dari KT. Sinar Harapan, Yuhana Basariah dari KT. Margo Alam, Arianto dari KT. Sungai Seluang, hingga Adi Puta dari KT. Cahaya Mandiri, semuanya menerima bantuan ini untuk meningkatkan produktivitas pertanian mereka.
Penyaluran bantuan ini dikelola dengan baik oleh Kabid TPH, yang memastikan bahwa penerima manfaat di Jangkat dan sekitarnya dapat memanfaatkan teknologi Padi Rendah Emisi secara efektif dalam upaya mendukung keberlanjutan lingkungan dan peningkatan hasil pertanian.
Pada kegiatan pemberian bantuan pertanian yang dilaksanakan, terdapat beberapa kelompok tani yang mendapat manfaat secara langsung. Bantuan berupa bibit talas bening disalurkan kepada Kelompok Tani (KT) Bukit Mayan yang berlokasi di Bajubang, Mekar Jaya, Kabupaten Batanghari. Selain itu, bantuan berupa bibit jagung diberikan kepada KT Makmur Bersama yang berada di Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi.
Bantuan bibit cabe dalam polibag sebanyak 64 paket telah disalurkan kepada beberapa penerima di berbagai lokasi. Di antara penerima bantuan ini adalah M. Amin dari Olak Kemang, Fatimah Yahya dari Penyengat Rendah, Khonzen dari Bagan Pete, Warno dari Paal Merah, dan Tasnipul Abdi dari Muara Bulian. Selain itu, terdapat pula penerima seperti Harun dari Pemayung. Bantuan ini dikoordinasikan oleh Kabid TPH. Dengan demikian, melalui berbagai inisiatif ini, Dinas TPHP Provinsi Jambi terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan keberlanjutan lingkungan di wilayahnya, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung pertanian yang berkelanjutan dan produktif.
Pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian Provinsi Jambi telah berhasil menyalurkan sejumlah bantuan yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian serta kesejahteraan petani di berbagai lokasi. Distribusi bibit cabe merah dalam polibag sebanyak 17 paket. Bibit-bibit ini telah diberikan kepada petani-petani seperti Atmiati dari Kota Baru, Asmidar dan Siti Misbah dari Jambi Selatan, Syarifah Zubaidah dari Pelayangan, Sukmawati dari Danau Sipin, dan Hj. Iin Indiwati dari Telanaipura. Selain itu, bantuan juga mencakup Jasmili dari Telanaipura, Siti Jamila dari Alam Barajo, Suryati dari Jambi Timur, dan Astina Sinaga dari Taman Rajo.
Di samping itu, program ini juga menyasar pada bantuan bibit buah-buahan sebanyak 22 paket. Contohnya, Agusman, A. Syukur M, dan Antoni dari Kumpeh, Samnusi, Bakini, dan Jamaris dari Kumpeh Ulu, serta Ridwan, Suherman, dan Sunan dari Kumpeh Ulu. Bantuan juga diberikan kepada Jamari, Suparman, dan Jumadi dari Kumpeh Ulu, Mudakir dan Asnawi Sabri dari Kumpeh Ulu, serta Doni Januansyah dari Sekernan dan Rukiyah dari Taman Rajo.
Tidak hanya itu, terdapat juga distribusi bantuan lainnya seperti paket saprodi cabe untuk Paimin dari Sungai Gelam, bibit cabai rawit untuk Nilawati dari Sungai Gelam, serta benih cabe dalam polibag untuk M. Marwan dari Lembah Masurai, Kabupaten Merangin. Program ini juga mengalokasikan bantuan bibit durian untuk Syahrul Rahmi dari Pamenang, Anggiat Lamsihar Sinaga dari Batang Asam, Sumari dan Mujito dari Air Hitam, Kabupaten Sarolangun.
Selain pemberian bibit, program ini juga mencakup bantuan benih sayuran dan pupuk yang telah diberikan kepada KMS. Nazaruddin di Jelutung, serta pembangunan dua unit Rice Milling Unit (RMU) di Kota Sei. Penuh, yang akan memberikan manfaat jangka panjang bagi para petani di sana.
Semua bantuan ini dikelola dan dipantau secara ketat oleh Kabid TPH untuk memastikan bahwa pendistribusiannya tepat sasaran dan memberikan dampak yang signifikan bagi kemajuan sektor pertanian lokal.
Pada tahun ini juga, program pemberian bantuan pertanian terus berlanjut dengan penyaluran bantuan yang signifikan untuk mendukung kelompok tani di berbagai wilayah. Salah satu inisiatif utama adalah pemberian traktor roda dua rotary sebanyak 21 unit. Bantuan ini diberikan kepada kelompok tani seperti KT Rukun Jaya di Kelurahan Kasang Jaya, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi; KT Sepakat Betuah di Dusun Bangko, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin; dan KT Bangun Jaya di Desa Bedeng Rejo, Kecamatan Bangko Barat, Kabupaten Merangin.
Selain itu, bantuan juga diberikan kepada KT Suka Mulya di Desa Perintis, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo; KT Muda Maju Karya di Desa Sido Rukun, Kecamatan Rimbo Ulu, Kabupaten Tebo; dan KT Maju B di Desa Muara Delang, Kecamatan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin. Semua penerima bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian mereka dengan adanya alat bantu modern ini. Program ini juga mencakup bantuan pompa air 2 inch sebanyak 11 unit yang diberikan kepada berbagai kelompok tani seperti KT Suka Mulya, KT Aneka Usaha, dan KT Bina Mitra di Kabupaten Tebo serta KT Muda Maju Karya, KT Usaha Bersama Telanaipura, dan KT Mendho Lestari di Kabupaten Tebo.
Bantuan lainnya termasuk motor roda 3 sebanyak 11 unit yang disalurkan kepada KT Sumber Jaya di Desa Tangkit Baru, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi; KT Bina Lestari di Desa Kasang Kota Karang, Kecamatan Kumpe Ulu, Kabupaten Muaro Jambi; serta bantuan mesin penetas telur sebanyak 30 unit kepada KT Maju Makmur Berkarya di Kelurahan Rantau Indah, Kabupaten Tanjab Timur.
Semua kegiatan ini diawasi dengan ketat oleh Kabid PSP untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan sesuai dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani.
Berbagai program bantuan pertanian terus dilaksanakan untuk mendukung kelompok tani di berbagai wilayah. Salah satu program yang dicanangkan adalah pemberian bantuan traktor roda 2 singkal sebanyak 6 unit. Bantuan ini tersebar kepada beberapa kelompok tani, antara lain KT Titian Gunjing di Desa Baru, Kabupaten Sarolangun; KT Karya Maju di Desa Teluk Rendah, Kabupaten Sarolangun; dan KT Sahabat Jaya di Desa Teluk Tigo, Kabupaten Sarolangun. Selain itu, beberapa kelompok tani di Kabupaten Merangin dan Kabupaten Kerinci juga menerima manfaat dari program ini. Kabid PSP bertanggung jawab atas pelaksanaan program ini untuk memastikan manfaatnya bagi peningkatan produktivitas pertanian lokal.
Selanjutnya, bantuan mesin pencacah pelepah sawit sebanyak 5 unit juga telah disalurkan kepada berbagai kelompok tani. Di antaranya adalah Gapoktan Rukun Makmur di Desa Pelakar Jaya, Kabupaten Merangin; KT Al Qolam di Dusun Bangko, Kabupaten Merangin; dan KT Sejahtera Bersama di Desa Sumber Sari, Kabupaten Tebo, serta beberapa lainnya di Kabupaten Muaro Jambi. Pelaksanaan program ini juga menjadi tanggung jawab Kabid PSP.
Selain itu, program bantuan juga mencakup distribusi 19 unit cultivator kepada kelompok tani seperti KT Berkah Asri di Kelurahan Penyengat Rendah, Kota Jambi; KT Bina Tani di Desa Kunangan, Kabupaten Muaro Jambi; dan KT Giri Subur di Desa Giriwinangun, Kabupaten Tebo. Bantuan ini dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian di tingkat lokal.
Seluruh kegiatan ini dipantau dan dikoordinasi dengan ketat oleh Kabid PSP untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan dapat memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat petani di wilayah-wilayah tersebut.
Berbagai program bantuan pertanian terus ditingkatkan untuk mendukung kelompok tani di berbagai daerah. Salah satu program yang telah dilaksanakan adalah pemberian bantuan hidrotiller sebanyak 10 unit kepada berbagai kelompok tani. Bantuan ini tersebar di beberapa lokasi, antara lain KT Bimas, KT Serumpun, dan KT Mandiri di Desa Paling Serumpun, Kecamatan Hamparan Rawang, Kota Sungai Penuh. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada KT Gempita di Desa Kayu Aho Mangkak, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci; KT Air Patah di Desa Simpang Tiga Rawang, Kecamatan Hamparan Rawang, Kabupaten Kerinci; KT Tebat Gedang di Desa Siulak Kecil, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci; serta KT Permata Sangkir di Desa Koto Baru Hiang, Kecamatan Sitinjau Laut, Kabupaten Kerinci. Pelaksanaan program ini dipantau secara ketat oleh Kabid PSP untuk memastikan manfaatnya optimal bagi kelompok tani yang menerima bantuan.
Selanjutnya, bantuan combine harvester kecil sebanyak 2 unit juga telah disalurkan kepada KT Lestari di Desa Teluk Singkawang, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, serta Gapoktan Tanjung Aur Indah di Desa Tanjung Aur Seberang, Kecamatan Serai Serumpun, Kabupaten Tebo. Program ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dalam proses panen di daerah tersebut, sesuai dengan kebutuhan petani lokal.
Selain itu, sebanyak 4 unit pompa air 3 inch juga didistribusikan kepada KT Muda Karya di Desa Pasar Singkut, Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun; KT Wiji Asih, KT Rukun Makmur, dan KT Maju Jaya di Desa Tangkit, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat infrastruktur irigasi dan meningkatkan produktivitas pertanian di daerah tersebut.
Terakhir, bantuan power thresher sebanyak 6 unit juga telah diberikan kepada beberapa kelompok tani, termasuk KT Maju Bersama di Desa Tanjung Aur, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo; KT Tunas Mekar di Desa Tanjung Aur Seberang, Kecamatan Serai Serumpun, Kabupaten Tebo; KT Renah Permai di Desa Rantau Langkap, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo; serta KT Tunas Harapan di Desa Sungai Baung, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari. Semua kegiatan ini dipantau dengan ketat oleh Kabid PSP untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi pembangunan pertanian lokal.
Pada tahun 2023, DUMISAKE Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provinsi Jambi telah berhasil merealisasikan berbagai jenis bantuan untuk mendukung sektor pertanian dan peternakan di beberapa kabupaten dan kota di Jambi. Berikut adalah rincian realisasi bantuan yang dilakukan:
Pada tahun ini, beberapa kelompok tani di berbagai daerah menerima bantuan alat pertanian dan peternakan. Desa Lempur Tengah di Kecamatan Bukit Kerman, Kabupaten Kerinci, serta Desa Sapta Mulia di Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, masing-masing mendapatkan dua unit cultivator. Bantuan ini disalurkan kepada Kelompok Tani (KT) Air Kesen dan KT Mandiri.
Selain itu, empat unit hidrotiller diberikan kepada empat kelompok tani berbeda di Kabupaten Kerinci. KT Maju Bersama di Desa Pasar Kerman, KT Meluang Jaya di Desa Lolo Gedang, KT Kharisma di Desa Lolo Hilir, dan KT Tanah Pahlawan di Desa Lolo Kecil menerima masing-masing satu unit hidrotiller.
Lima unit traktor roda dua rotary diberikan kepada lima kelompok tani di beberapa daerah. KT Karya Maju di Desa Simpang Datuk, Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjab Timur, KT Talang Bulian di Desa Mersam, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batang Hari, KT Danau Indah di Desa Ujung Tanjung, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, KT Bunga Tanjung di desa yang sama, serta KT Serai Serumpun di Desa Muara Madras, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, masing-masing mendapatkan satu unit.
Dua unit traktor roda dua singkal diberikan kepada KT Kedotan Maju di Desa Kedotan, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, serta KT Payo Bento di Desa Kembang Tanjung, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batang Hari.
Empat unit traktor roda empat disalurkan kepada empat kelompok tani, yaitu Gapoktan Sekintang Dayo di Desa Rambutan Masam, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batang Hari, KT Cahaya Mentenang di Desa Lubuk Pungguk, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, KT Sumber Rezeki di Desa Perintis, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, dan KT Harapan Maju di Dusun Simpang Babeko, Kecamatan Bathin II Babeko, Kabupaten Bungo.
Bantuan ternak ayam sebanyak 3.900 ekor, termasuk pakan, obat-obatan, dan material kandang, diberikan kepada kelompok tani di berbagai kabupaten seperti Batanghari, Merangin, Muaro Jambi, Sarolangun, Tanjab Barat, Tebo, dan Kota Jambi.
Selain itu, bantuan ternak itik sebanyak 1.000 ekor juga diberikan kepada kelompok tani di kabupaten-kabupaten yang sama, yakni Batanghari, Merangin, Muaro Jambi, Sarolangun, Tanjab Barat, Tebo, dan Kota Jambi.
Seluruh bantuan ini disalurkan dengan tujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan para petani dan peternak di daerah-daerah tersebut, di bawah pengawasan Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian serta Kabid Peternakan.
Beberapa kelompok tani di berbagai daerah menerima berbagai macam bantuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan peternakan. Sebanyak 600 ekor kambing, lengkap dengan pakan dan obat-obatan, disalurkan kepada kelompok tani di Kabupaten Batanghari, Kerinci, Merangin, Muaro Jambi, Sarolangun, Tanjab Timur, Tebo, dan Kota Jambi. Sementara itu, bantuan ternak sapi sebanyak 252 ekor, termasuk pakan dan obat-obatan, diberikan kepada kelompok tani di 11 kabupaten/kota.
Selain bantuan peternakan, pengembangan kawasan buah-buahan juga mendapatkan perhatian. Sebanyak 15.000 batang bibit buah-buahan disalurkan ke kelompok tani di Kabupaten Muaro Jambi dan Kabupaten Batanghari. Bantuan untuk budidaya cabe seluas 6 hektar diberikan kepada kelompok tani di Kabupaten Merangin.
Tidak hanya itu, sebanyak 2.500 batang bibit buah-buahan disalurkan kepada kelompok tani di Kabupaten Bungo. Pengembangan kawasan durian mendapatkan 4.200 batang bibit yang disebar ke Kabupaten Tanjab Barat dan Kabupaten Batanghari. Sementara itu, pengembangan kawasan jeruk mendapatkan 1.600 batang bibit untuk kelompok tani di Kabupaten Sarolangun.
Untuk budidaya cabe merah, diberikan bantuan saprodi (sarana produksi) seluas 55 hektar yang disebar ke berbagai kelompok tani di seluruh kabupaten/kota. Bantuan serupa juga diberikan untuk lahan seluas 22 hektar di 11 kabupaten/kota.
Selain itu, pengembangan kawasan kacang tanah mendapatkan bantuan sebanyak 1.485 kg bibit untuk kelompok tani di Kabupaten Merangin. Sedangkan pengembangan kawasan padi mendapatkan 11 paket bantuan yang disalurkan kepada kelompok tani di 11 kabupaten/kota.
Seluruh bantuan ini diberikan dengan tujuan untuk mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani serta peternak di berbagai daerah, di bawah pengawasan Kabid Peternakan dan Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH).
DUMISAKE Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provinsi Jambi Tahun 2024. Pada tahun ini, berbagai kelompok tani di berbagai daerah menerima bantuan penting untuk mendukung usaha pertanian mereka. Bantuan premi Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) diberikan kepada kelompok tani di beberapa desa dan kecamatan. Penerima bantuan ini antara lain adalah Desa Sungai Bengkal Barat di Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo; Desa Rantau Kermas di Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin; serta beberapa kecamatan di Kota Sungai Penuh seperti Kecamatan Hamparan Rawang, Kecamatan Sungai Bungkal, Kecamatan Kumun Debai, Kecamatan Pondok Tinggi, dan Kecamatan Tanah Kampung.
Bantuan serupa juga disalurkan ke Kecamatan Tanah Sepenggal, Kecamatan Jujuhan Ilir, Kecamatan Bathin III, Kecamatan Bathin III Ulu, dan Desa Tebing Tinggi Uleh di Kecamatan Tanah Tumbuh di Kabupaten Bungo. Selain itu, Kecamatan Muaro Sabak Timur, Kecamatan Berbak, Kecamatan Rantau Rasau, dan Desa Suka Maju di Kecamatan Geragai di Kabupaten Tanjab Timur juga menerima bantuan ini. Bantuan AUTP juga diterima oleh Kecamatan Nipah Panjang di Kabupaten Tanjab Timur serta Kecamatan Pengabuan dan Kecamatan Senyerang di Kabupaten Tanjab Barat.
Selain itu, bantuan pupuk sebanyak 8.000 kilogram disalurkan kepada beberapa kelompok tani di Desa Sumber Agung, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi. Kelompok tani yang menerima bantuan pupuk ini adalah Kelompok Tani Maju Bersama, Kelompok Tani Makmur Bersama, Kelompok Tani Sumber Rezeki, dan Kelompok Tani Sumber Tani.
Seluruh bantuan ini diberikan dengan tujuan untuk mendukung produktivitas dan kesejahteraan para petani di berbagai daerah, di bawah pengawasan Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian.
Pada tahun ini, berbagai kelompok tani di Provinsi Jambi menerima bantuan alat dan mesin pertanian serta ternak sapi, guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka. Bantuan alat dan mesin pertanian terdiri dari 25 unit cultivator, 5 unit hidrotiller, 30 unit pompa air, 14 unit traktor roda dua singkal, 20 unit power thresher, dan 80 unit hand sprayer. Semua bantuan ini disalurkan melalui Brigade Alsintan ke berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Jambi, di bawah pengawasan Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian.
Selain itu, bantuan ternak sapi sebanyak 150 ekor juga diberikan kepada para petani di berbagai desa dan kecamatan. Penerima bantuan ini termasuk Abdussalam dari Desa Sungai Pinang di Kecamatan Bungo Dani, Yulianto dari Desa Bangun Harjo di Kecamatan Pelepat Ilir, Amingan dari Desa Sumber Harapan di Kecamatan Pelepat Ilir, Abdul Qadar dari Desa Tanah Bekali di Kecamatan Tanah Sepenggal, Belui dari Desa Belui di Kecamatan Depati Tujuh, Jujun dari Desa Keliling Danau di Kecamatan Keliling Danau, Elyas dari Desa Muara Bantan di Kecamatan Renah Pembarap, Joko Lelono dari Desa Sekancing Ilir di Kecamatan Tiang Pumpung, Hariri dari Desa Limbur Merangin di Kecamatan Pamenang Barat, Herianto dari Desa Kemang Manis di Kecamatan Pamenang, Ahmad Fathoni dari Desa Pinang Merah di Kecamatan Pamenang Barat, M. Atib dari Desa Keroya di Kecamatan Pamenang, Karino dari Desa Meranti di Kecamatan Renah Pamenang, Sukadi dari Desa Bukit Bungkul di Kecamatan Renah Pamenang, dan lainnya.
Desa-desa lain yang menerima bantuan ternak sapi meliputi Lubuk Kepayang, Kertopati, Rantau Besar, Talang Lindung, Bedaro Rampak, Rantau Langkap, Muaro Tebo, Giri Purno, Muara Niro, Sumber Sari, Sapta Mulia, Wirotho Agung, dan Suka Maju di berbagai kecamatan dan kabupaten di Provinsi Jambi. Bantuan ini diberikan dengan tujuan untuk mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan para petani di berbagai daerah, di bawah pengawasan Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian serta Kabid Peternakan.
Pada kesempatan ini, bantuan pakan ruminansia sebanyak 15.000 Kg telah disalurkan kepada sejumlah peternak di berbagai wilayah Jambi. Bantuan ini bertujuan untuk mendukung kesejahteraan peternak serta meningkatkan kualitas produksi peternakan di daerah tersebut. Beberapa penerima bantuan termasuk Abdussalam dari Desa Sungai Pinang, Kecamatan Bungo Dani, Kabupaten Bungo; Yulianto dari Desa Bangun Harjo, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo; Amingan dari Desa Sumber Harapan, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo; serta beberapa peternak lainnya di berbagai kecamatan dan kabupaten di Jambi. Bantuan ini bertujuan untuk mendukung kesejahteraan peternak dan meningkatkan kualitas produksi peternakan di daerah tersebut, yang disalurkan oleh Kabid Peternakan.
Selain bantuan pakan, bantuan obat-obatan ternak sebanyak 1 paket telah disalurkan kepada sejumlah peternak di berbagai daerah Jambi. Beberapa penerima bantuan termasuk Abdussalam dari Desa Sungai Pinang, Kecamatan Bungo Dani, Kabupaten Bungo; Yulianto dari Desa Bangun Harjo, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo; Amingan dari Desa Sumber Harapan, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo; serta sejumlah peternak lainnya di daerah-daerah seperti Desa Belui di Kabupaten Kerinci, Desa Muara Bantan di Kabupaten Merangin, dan Desa Lubuk Kepayang di Kabupaten Sarolangun. Bantuan ini diberikan oleh Kabid Peternakan untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas ternak di wilayah tersebut.
Sebagai tambahan, bantuan vaksinasi ternak dalam bentuk 1 paket telah diberikan kepada masyarakat melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten/Kota di beberapa lokasi di Provinsi Jambi. Lokasi penerima bantuan meliputi Jl. Pramuka, Muara Bulian, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari; Komplek Kantor Bupati Bungo Jl. RM. Thaher No. 503; Jl. Kyai Haji Ahmad Dahlan, Pangkalan Kerinci; Jl. Kapten Pattimura, Kenali Besar Kota Jambi; Jl. Prof. Dr. Sri Sidewi, Koto Renah, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh; Pematang Kandis, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin; Jl. Lintas Timur Komplek Bukit Cino Kenang, Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi; Sarolangun Kembang, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun; Pembengis, Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjab Barat; Jl. Lintas Jambi-Muara Sabak, Kota Baru, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjab Timur; serta Sungai Alai, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo. Bantuan ini disalurkan dengan tujuan untuk meningkatkan kesehatan ternak di berbagai wilayah yang tersebar di Jambi, atas koordinasi dari Kabid Keswan dan Kesmavet.
Bantuan obat-obatan hewan dalam bentuk 1 paket telah disalurkan kepada masyarakat melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten/Kota di beberapa lokasi strategis di Provinsi Jambi. Bantuan ini bertujuan untuk mendukung kesehatan hewan di wilayah tersebut. Lokasi penerima bantuan mencakup berbagai titik penting, antara lain Jl. Pramuka, Muara Bulian, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari; Komplek Kantor Bupati Bungo Jl. RM. Thaher No. 503; Jl. Kyai Haji Ahmad Dahlan, Pangkalan Kerinci; Jl. Kapten Pattimura, Kenali Besar Kota Jambi; Jl. Prof. Dr. Sri Sidewi, Koto Renah, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh; Pematang Kandis, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin; Jl. Lintas Timur Komplek Bukit Cino Kenang, Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi; Sarolangun Kembang, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun; Pembengis, Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjab Barat; Jl. Lintas Jambi-Muara Sabak, Kota Baru, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjab Timur; serta Sungai Alai, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo.
Bantuan ini dikoordinasikan oleh Kabid Keswan dan Kesmavet untuk memastikan bahwa obat-obatan hewan tepat sasaran dan dapat memberikan manfaat maksimal bagi peternakan dan kesehatan hewan di masing-masing lokasi.
Kemudian, bantuan alat kesehatan hewan dalam bentuk 1 paket telah disalurkan kepada masyarakat melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi. Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan fasilitas kesehatan hewan di beberapa lokasi strategis. Penerima bantuan mencakup beberapa titik penting, antara lain Jl. Pramuka, Muara Bulian, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari; Komplek Kantor Bupati Bungo Jl. RM. Thaher No. 503; Jl. Kyai Haji Ahmad Dahlan, Pangkalan Kerinci; Jl. Kapten Pattimura, Kenali Besar Kota Jambi; Jl. Prof. Dr. Sri Sidewi, Koto Renah, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh; Pematang Kandis, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin; Jl. Lintas Timur Komplek Bukit Cino Kenang, Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi; Sarolangun Kembang, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun; Pembengis, Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjab Barat; Jl. Lintas Jambi-Muara Sabak, Kota Baru, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjab Timur; dan Sungai Alai, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo. Bantuan ini diawasi dan dikoordinasikan oleh Kabid Keswan dan Kesmavet untuk memastikan bahwa alat kesehatan hewan tersedia dan digunakan dengan baik sesuai kebutuhan di setiap lokasi yang disebutkan.
Selain dukungan terhadap kesehatan hewan, bantuan untuk pengembangan kawasan bawang merah telah disalurkan kepada beberapa penerima di berbagai lokasi di Jambi. Paket bantuan ini mencakup benih bawang merah, pupuk NPK, dan mulsa. Di antara penerima bantuan tersebut adalah Yuli Zuryati dari Desa Sungai Ning, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh; Alian dari Desa Sungai Liuk, Kelurahan Pesisir Barat, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh; Asman dari Pulau Tengah, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin; Suradi dari Tambang Emas, Kecamatan Pamenang Selatan, Kabupaten Merangin; Zainab dari Perintis, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo; dan Muhsinin dari Suka Damai, Kecamatan Rimbo Ulu, Kabupaten Tebo. Bantuan ini diberikan dengan tujuan untuk meningkatkan produksi dan kualitas bawang merah di wilayah mereka masing-masing. Pelaksanaan bantuan ini dipantau oleh Kabid TPH untuk memastikan bahwa penggunaan benih, pupuk, dan mulsa sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Demikian pula bantuan untuk pengembangan kawasan cabe merah telah disalurkan kepada beberapa penerima di berbagai lokasi di Jambi. Bantuan ini berupa paket yang mencakup benih cabe merah, pupuk NPK, dan mulsa. Beberapa penerima bantuan antara lain, Casmun dari Desa Sungai Gelam, Kec. Sungai Gelam, Kab. Muaro Jambi, Balkini dari Desa Sumber Jaya, Kec. Kumpeh Ulu, Kab. Muaro Jambi, H. Abu Haniah dari Desa Muara Jambi, Kec. Maro Sebo, Kab. Muaro Jambi. Hasan Samad dari Desa Setiris, Kec. Maro Sebo, Kab. Muaro Jambi. Yudi Pramono dari Desa Pembengis, Kec. Bram Itam, Kab. Tanjab Barat. Bantuan ini diharapkan dapat membantu dalam meningkatkan produksi cabe merah di wilayah-wilayah yang mendapat manfaat. Pelaksanaan bantuan ini dipantau oleh Kabid TPH.
Selanjutnya, bantuan pengembangan sayuran telah diberikan kepada beberapa penerima di berbagai lokasi di Jambi. Bantuan ini mencakup 11 paket yang terdiri dari benih kacang panjang, benih terong, benih sawi/pakcoy, benih bayam, dan pupuk NPK. Di antara penerima bantuan adalah:
• RTS Kaltum dari Penyengat Rendah, Kec. Telanaipura, Kota Jambi
• Aljasia dari Muhajirin, Kec. Jambi Luar Kota, Kab. Muaro Jambi
• Ria Septiana dari Teratai, Kec. Muaro Bulian, Kab. Batanghari
• Saniyah dari Gading Emas, Kec. Bram Hitam, Kab. Tanjab Barat
• Misnianto dari Suka Maju, Kec. Geragai, Kab. Tanjab Timur
• Hendro Waluyo dari Sepakat Bersatu, Kec. Rimbo Ilir, Kab. Tebo
• Saswi dari Sungai Mangkuang, Kec. Rimbo Tengah, Kab. Bungo
• Adeng dari Bukit Bumi Raya, Kec. Singkut, Kab. Sarolangun
• Sungkem dari Meranti, Kec. Renah Pemenang, Kab. Merangin
• Elvia Yuniarti dari Koto Tengah, Kec. Siulak, Kab. Kerinci
• Yentirida dari Sungai Jernih, Kec. Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh
Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produksi sayuran di masing-masing lokasi penerima sehingga dapat memberikan manfaat bagi mereka. Pelaksanaan bantuan ini dipantau oleh Kabid TPH
Di samping itu, sebagai bagian dari upaya pengembangan kawasan tanaman pangan, dilakukan alokasi bantuan sebesar 42.850 kg benih padi unggul bersertifikat. Bantuan ini diberikan kepada kelompok tani di beberapa wilayah, yaitu:
• Kabupaten Kerinci: meliputi Kecamatan Siulak, Siulak Mukai, Air Hangat, Air Hangat Timur, Air Hangat Barat, Danau Kerinci Barat, Sitinjau Laut, dan Batang Merangin.
• Kabupaten Tebo: Kecamatan Tebo Ilir.
• Kabupaten Muara Jambi: Kecamatan Maro Sebo.
• Kabupaten Sarolangun: Kecamatan Sarolangun.
• Kabupaten Batanghari: Kecamatan Batin XXIV dan Muaro Sebo Ilir.
• Kabupaten Merangin: meliputi Kecamatan Tabir Ilir, Tabir Selatan, Tabir Lintas, Margo Tabir, Tabir Barat, dan Pangkalan Jambu.
• Kabupaten Tanjung Jabung Timur: meliputi Kecamatan Nipah Panjang, Berbak, Rantau Rasau, Muara Sabak Timur, Muara Sabak Barat, dan Geragai.
Bantuan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan pertanian padi di berbagai wilayah, meningkatkan produksi pangan, dan kesejahteraan petani lokal. Pelaksanaan bantuan ini dipantau oleh Kabid TPH.
Secara keseluruhan, program Dumisake (Dua Milyar Satu Kecamatan) yang dilaksanakan oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Provinsi Jambi telah membuktikan komitmen yang kuat dalam mendukung pertumbuhan sektor pertanian dan peternakan di wilayahnya. Melalui berbagai inisiatif yang sistematis dan terstruktur, seperti bantuan sarana prasarana pertanian, distribusi alat pertanian modern, serta pengembangan kawasan budidaya tanaman dan peternakan, program ini tidak hanya meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi lokal secara berkelanjutan. Dengan adanya upaya monitoring dan evaluasi yang ketat, diharapkan program ini terus memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat petani di Provinsi Jambi, menjadikan pertanian sebagai tulang punggung ekonomi yang tangguh dan berdaya saing. Mantap. (*)
*Penulis Ialah Tenaga Ahli Gubernur Bidang Sumber Daya Manusia

No More Posts Available.

No more pages to load.